Pelatihan Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tipe C
Dibuat Oleh : Mitha | 02 Jun 2026
Jakarta, 29–30 Mei 2026 – Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme aparatur pemerintah di bidang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP), dilaksanakan Pelatihan Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tipe C yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional. Kegiatan ini merupakan rangkaian pembelajaran yang diawali dengan metode e-learning pada tanggal 13–26 Mei 2026 dan dilanjutkan dengan pembelajaran tatap muka pada 29–30 Mei 2026 di The Tavia Heritage Hotel.
Pelatihan menghadirkan fasilitator berpengalaman, yaitu Baihaki, yang membimbing peserta dalam memahami berbagai aspek penting pelaksanaan tugas Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), khususnya pada pengadaan sederhana yang menjadi ruang lingkup PPK Tipe C.

Kegiatan hari pertama diawali dengan registrasi peserta yang dilanjutkan dengan sesi Building Learning Commitment (BLC) dan pembukaan. Pada sesi ini, peserta diajak membangun komitmen belajar, menyamakan persepsi mengenai tujuan pelatihan, serta memperkuat semangat kolaborasi selama proses pembelajaran berlangsung.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif melalui kegiatan diskusi kelompok dan presentasi hasil kajian peserta. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan hasil analisis terhadap indikator-indikator kritis dalam proses pengadaan barang/jasa pemerintah. Topik pertama yang dibahas adalah penyusunan spesifikasi teknis dan Kerangka Acuan Kerja (KAK) pada pekerjaan sederhana. Dalam sesi ini, peserta mendiskusikan pentingnya penyusunan spesifikasi yang jelas, terukur, tidak diskriminatif, serta mampu menggambarkan kebutuhan organisasi secara tepat guna mendukung terciptanya proses pengadaan yang efektif dan akuntabel.
Setelah sesi diskusi dan foto bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan mengenai penyusunan perkiraan harga pada pekerjaan sederhana. Peserta mengulas berbagai metode penyusunan harga perkiraan yang wajar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai studi kasus yang menggambarkan tantangan dalam memperoleh data harga yang valid serta strategi mitigasi risiko dalam penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS).

Pada sesi berikutnya, peserta mendalami materi mengenai pelaksanaan kontrak PBJP pada pekerjaan sederhana. Pembahasan difokuskan pada peran strategis PPK dalam memastikan kontrak dilaksanakan sesuai ketentuan, mengendalikan mutu pekerjaan, mengelola perubahan kontrak, hingga menyelesaikan permasalahan yang muncul selama masa pelaksanaan. Melalui pengalaman dan praktik lapangan yang dibagikan peserta, diskusi menjadi semakin kaya dan aplikatif.
Topik terakhir pada hari pertama membahas pengelolaan PBJP secara swakelola. Peserta mengidentifikasi berbagai indikator kritis yang menentukan keberhasilan pelaksanaan swakelola, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga pelaporan. Materi ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pemilihan metode pengadaan yang tepat sesuai karakteristik kebutuhan organisasi.
Pada hari kedua, kegiatan diawali dengan pembahasan hasil tes materi yang telah dikerjakan peserta. Sesi ini menjadi sarana refleksi sekaligus penguatan pemahaman terhadap materi yang telah dipelajari selama pelatihan. Fasilitator memberikan penjelasan mendalam mengenai berbagai konsep dan regulasi yang menjadi dasar pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah.
Sebagai bagian dari proses evaluasi pembelajaran, peserta mengikuti Tes Evaluasi Akhir untuk mengukur tingkat pemahaman dan kompetensi yang telah diperoleh selama pelatihan. Evaluasi ini menjadi salah satu instrumen penting dalam memastikan bahwa peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sebagai PPK di instansi masing-masing.

Secara keseluruhan, pelatihan berlangsung dengan lancar, penuh antusiasme, dan partisipasi aktif dari seluruh peserta. Melalui kegiatan ini diharapkan para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tipe C semakin memahami peran dan tanggung jawabnya dalam mewujudkan pengadaan barang/jasa pemerintah yang efektif, efisien, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada hasil.
Kegiatan ditutup dengan penyampaian apresiasi kepada seluruh peserta atas komitmen dan semangat belajar yang ditunjukkan selama pelatihan. Diharapkan kompetensi yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam mendukung tata kelola pengadaan yang profesional dan berintegritas di lingkungan instansi pemerintah masing-masing.
Kegiatan Terkait :
Jenis Kegiatan :
-
Kelas Online 631
-
Kelas Tatap Muka 728
5 Kegiatan Terpopuler :
22 Feb 2021 | 6489
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI HYPNOTHERAPY FUNDAMENTAL DAN ADVANCED HYPNOTHERAPY GELAR PROFESI / NON AKADEMIK (CH & CHT) DARI INDONESIAN BOARD OF HYPNOTHERAPY (IBH)
17 Feb 2021 | 3195
Pelatihan dan Sertifikasi (Full Online) Kompetensi Pelaksanaan Pelatihan Jarak Jauh – BNSP
26 Feb 2021 | 2787
Bimbingan Teknis Nasional – Online "Pembekalan Teknis Bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dalam Rangka Pelaksanaan Pengadaan Tahun Anggaran 2021 dan Penyiapan Kompetensi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)" Gelombang 1
19 Feb 2021 | 2597
Bimbingan Teknis - Online Peningkatan Kompetensi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dalam Pengelolaan Keuangan dan Pengadaan Barang/Jasa Tahun Anggaran 2021 (Pengelolaan, Pertanggungjawaban, dan Persiapan menghadapi Aud
23 Feb 2021 | 2261