PELATIHAN DAN SERTIFIKASI KOMPETENSI PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH (PBJP) LEVEL-1 / SURABAYA
Dibuat Oleh : Mitha | 09 Jun 2026
Kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) Level-1 dengan model pembelajaran Blended Learning yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) berlangsung dengan lancar, interaktif, dan penuh antusiasme peserta. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pembelajaran e-learning pada tanggal 19 Mei – 03 Juni 2026, dilanjutkan dengan pembelajaran tatap muka offline dan ujian sertifikasi pada tanggal 04 – 06 Juni 2026 bertempat di Suites Hotel Surabaya.
Program pelatihan dan sertifikasi ini menjadi salah satu bentuk komitmen LPKN dalam mendukung peningkatan kompetensi aparatur pemerintah di bidang pengadaan barang/jasa pemerintah, khususnya dalam menghadapi tuntutan profesionalisme dan implementasi regulasi pengadaan yang terus berkembang. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai instansi pemerintah pusat maupun daerah yang ingin meningkatkan kemampuan sekaligus memperoleh sertifikasi kompetensi PBJP Level-1.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan proses pembelajaran e-learning yang berlangsung sejak tanggal 19 Mei hingga 03 Juni 2026. Pada tahap ini peserta mempelajari berbagai materi dasar pengadaan barang/jasa pemerintah secara mandiri melalui sistem pembelajaran daring yang telah disiapkan oleh panitia. Metode blended learning ini memberikan fleksibilitas kepada peserta untuk memahami materi sebelum mengikuti pembelajaran tatap muka dan ujian sertifikasi.

Pelaksanaan tatap muka offline dimulai pada hari Kamis, 04 Juni 2026. Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan persiapan panitia sejak pukul 07.30 WIB. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat sejak peserta mulai hadir di lokasi pelatihan. Acara pembukaan dilaksanakan secara khidmat melalui menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan sesi Building Learning Commitment (BLC) yang dipandu oleh panitia LPKN guna membangun semangat belajar, kedisiplinan, serta komitmen peserta selama mengikuti kegiatan pelatihan.
Materi pertama yang disampaikan pada hari pertama adalah Pengantar Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah yang dibawakan oleh fasilitator berpengalaman, yaitu Sanusi Burhanudin, S.T., M.MT., CPOf selaku Ahli Pengadaan dan Fasilitator ToT LKPP. Dalam sesi ini peserta memperoleh pemahaman mendasar mengenai konsep, prinsip, tujuan, serta regulasi pengadaan barang/jasa pemerintah yang menjadi dasar pelaksanaan pengadaan di seluruh instansi pemerintah.
Materi pengantar tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembahasan yang lebih mendalam terkait proses dan tahapan pengadaan barang/jasa pemerintah. Fasilitator menyampaikan materi secara komunikatif dan aplikatif sehingga peserta dapat memahami berbagai konsep dasar pengadaan dengan lebih mudah. Diskusi interaktif juga berlangsung aktif karena banyak peserta berbagi pengalaman dan tantangan yang dihadapi di lingkungan kerja masing-masing.
Selanjutnya peserta mendapatkan materi mengenai Perencanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Dalam sesi ini dijelaskan pentingnya proses perencanaan sebagai pondasi utama keberhasilan pelaksanaan pengadaan. Peserta dibimbing memahami tahapan identifikasi kebutuhan, penyusunan rencana pengadaan, hingga strategi perencanaan yang efektif dan efisien sesuai regulasi yang berlaku.
Pada sesi siang hari, pembahasan dilanjutkan dengan materi Pemilihan Penyedia. Materi ini menjadi salah satu topik yang paling menarik perhatian peserta karena berkaitan langsung dengan proses pelaksanaan pemilihan penyedia barang/jasa pemerintah. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai metode pemilihan penyedia, tahapan evaluasi, hingga prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam proses pengadaan.

Hari kedua pelatihan, Jumat 05 Juni 2026, dibuka dengan materi Pengelolaan Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah yang disampaikan oleh fasilitator Ardi Kasmono, S.STP., M.KP selaku Ahli Pengadaan dan Fasilitator ToT LKPP. Dalam sesi ini peserta mempelajari pentingnya pengelolaan kontrak yang baik guna memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan, tepat waktu, dan sesuai kualitas yang diharapkan.
Materi berikutnya membahas tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Secara Swakelola. Peserta diberikan pemahaman mengenai mekanisme pelaksanaan swakelola, jenis-jenis swakelola, serta tata cara pengelolaan kegiatan swakelola sesuai ketentuan terbaru. Narasumber juga menjelaskan berbagai contoh implementasi swakelola yang efektif di lingkungan pemerintah.
Selain itu, peserta juga memperoleh materi mengenai Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management/SCM) yang menjadi bagian penting dalam pengelolaan pengadaan modern. Materi ini memberikan wawasan kepada peserta mengenai pentingnya pengelolaan rantai pasok dalam mendukung efektivitas dan efisiensi pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah.
Menjelang akhir kegiatan, peserta mengikuti sesi pembahasan try out yang dibagi menjadi dua sesi. Pada sesi ini peserta dibimbing untuk memahami pola soal, teknik menjawab soal ujian kompetensi, serta pembahasan materi-materi penting yang sering muncul dalam ujian sertifikasi PBJP Level-1. Suasana diskusi berlangsung sangat aktif dan antusias karena peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk memperdalam pemahaman sebelum menghadapi ujian sertifikasi.
Kegiatan hari kedua kemudian ditutup dengan proses verifikasi buku regulasi dan modul pelatihan oleh panitia LPKN sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan ujian kompetensi.
Puncak kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu, 06 Juni 2026 melalui pelaksanaan Uji Kompetensi PBJP Level-1 yang diawasi langsung oleh Direktorat Sertifikasi Profesi LKPP. Seluruh peserta mengikuti ujian dengan serius dan penuh semangat sebagai bentuk komitmen untuk memperoleh sertifikasi kompetensi pengadaan barang/jasa pemerintah.
Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi. Hal ini terlihat dari aktifnya peserta dalam diskusi, tanya jawab, hingga keterlibatan dalam sesi try out dan pembahasan materi. Para fasilitator juga memberikan berbagai pengalaman praktis dan studi kasus yang sangat membantu peserta dalam memahami implementasi pengadaan di lapangan.
Melalui kegiatan pelatihan dan sertifikasi ini, diharapkan peserta mampu meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta pemahaman terhadap proses pengadaan barang/jasa pemerintah sesuai regulasi yang berlaku. Selain itu, sertifikasi PBJP Level-1 juga diharapkan menjadi bekal penting bagi peserta dalam mendukung pelaksanaan pengadaan yang lebih efektif, transparan, akuntabel, dan berintegritas di instansi masing-masing.
Kegiatan ditutup dengan penuh semangat dan harapan agar seluruh ilmu serta pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara optimal dalam mendukung tata kelola pengadaan barang/jasa pemerintah yang semakin profesional di Indonesia.
Kegiatan Terkait :
Jenis Kegiatan :
-
Kelas Online 631
-
Kelas Tatap Muka 728
5 Kegiatan Terpopuler :
22 Feb 2021 | 6489
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI HYPNOTHERAPY FUNDAMENTAL DAN ADVANCED HYPNOTHERAPY GELAR PROFESI / NON AKADEMIK (CH & CHT) DARI INDONESIAN BOARD OF HYPNOTHERAPY (IBH)
17 Feb 2021 | 3195
Pelatihan dan Sertifikasi (Full Online) Kompetensi Pelaksanaan Pelatihan Jarak Jauh – BNSP
26 Feb 2021 | 2787
Bimbingan Teknis Nasional – Online "Pembekalan Teknis Bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dalam Rangka Pelaksanaan Pengadaan Tahun Anggaran 2021 dan Penyiapan Kompetensi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)" Gelombang 1
19 Feb 2021 | 2597
Bimbingan Teknis - Online Peningkatan Kompetensi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dalam Pengelolaan Keuangan dan Pengadaan Barang/Jasa Tahun Anggaran 2021 (Pengelolaan, Pertanggungjawaban, dan Persiapan menghadapi Aud
23 Feb 2021 | 2261