LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan - BNSP CERTIFIED PROCUREMENT SPECIALIST (CPSP)

Dibuat Oleh : Mitha | 22 Mei 2026


Jakarta — Dalam upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang pengadaan barang/jasa pemerintah maupun korporasi, kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan – BNSP Certified Procurement Specialist (CPSP) sukses diselenggarakan pada tanggal 27 April – 13 Mei 2026. Kegiatan ini terdiri dari pembelajaran E-Learning pada 27 April – 09 Mei 2026, dilanjutkan pembelajaran tatap muka pada 11 – 12 Mei 2026, serta ujian sertifikasi pada 13 Mei 2026 yang bertempat di Hotel The Tavia Heritage Jakarta.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai instansi pemerintah, BUMN, BUMD, rumah sakit, perguruan tinggi, hingga sektor swasta yang memiliki tanggung jawab dalam proses pengadaan barang/jasa. Antusiasme peserta terlihat sejak awal pelaksanaan kegiatan, terutama karena sertifikasi CPSP menjadi salah satu kompetensi strategis yang sangat dibutuhkan dalam mendukung tata kelola pengadaan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Program pelatihan ini dirancang secara komprehensif dengan menggabungkan metode pembelajaran daring dan tatap muka. Pada tahap E-Learning, peserta diberikan pemahaman dasar hingga lanjutan mengenai proses pengadaan barang/jasa sesuai standar kompetensi nasional. Materi yang dipelajari meliputi perencanaan pengadaan, pemilihan penyedia, penyusunan dokumen pengadaan, evaluasi penawaran, negosiasi, hingga pengelolaan sanggah dan evaluasi kinerja penyedia.

Memasuki sesi tatap muka pada Hari I, Senin 11 Mei 2026, kegiatan dimulai dengan registrasi peserta dan pembukaan pelatihan yang berlangsung penuh semangat. Para peserta kemudian mendapatkan pendalaman materi terkait proses memilih penyedia barang/jasa, penyusunan dokumen pengadaan, serta pelaksanaan kualifikasi penyedia barang/jasa.

Dalam sesi tersebut, peserta dibimbing langsung oleh fasilitator berpengalaman, yakni Dr. Ir. Putut Maharyudi, M.M., MBA., CCMs., yang dikenal sebagai Ahli Pengadaan sekaligus Fasilitator ToT LKPP. Melalui penyampaian materi yang interaktif dan aplikatif, peserta diajak memahami praktik terbaik dalam proses pengadaan agar dapat diterapkan secara efektif di instansi masing-masing.

Suasana pelatihan berlangsung dinamis karena peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga berdiskusi mengenai studi kasus nyata yang sering terjadi dalam proses pengadaan. Interaksi aktif antara fasilitator dan peserta membuat sesi pembelajaran semakin menarik dan mudah dipahami.

Setelah sesi ISHOMA, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan mengenai evaluasi kinerja penyedia barang/jasa. Materi ini menjadi perhatian penting karena berkaitan langsung dengan upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan kontrak serta menjaga akuntabilitas dalam pengadaan.

Pada Hari II, Selasa 12 Mei 2026, peserta kembali mengikuti pembelajaran intensif yang membahas penyampaian penjelasan dokumen pengadaan, evaluasi dokumen penawaran, pengelolaan sanggah, serta teknik melakukan negosiasi dalam proses pengadaan barang/jasa.

Materi pada hari kedua dipandu oleh Ir. Sutan Suangkupon Lubis, M.Sc., selaku Ahli Pengadaan dan Fasilitator ToT LKPP. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya kemampuan analitis dan ketelitian dalam mengevaluasi penawaran penyedia agar proses pengadaan berjalan objektif dan sesuai regulasi yang berlaku.

Peserta juga mendapatkan simulasi dan latihan teknis mengenai proses negosiasi dengan penyedia barang/jasa. Sesi ini menjadi salah satu agenda yang paling diminati karena memberikan pengalaman praktis terkait strategi negosiasi yang efektif, efisien, dan tetap mengedepankan prinsip transparansi.

Selain pembelajaran teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana memperluas jejaring profesional antar peserta dari berbagai daerah dan instansi. Momentum coffee break dan sesi foto bersama dimanfaatkan peserta untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai tantangan pengadaan di lingkungan kerja masing-masing.

Puncak kegiatan dilaksanakan pada Hari III, Rabu 13 Mei 2026, melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Pengadaan dan Ujian Sertifikasi CPSP – BNSP secara tertulis. Ujian ini bertujuan untuk mengukur pemahaman serta kemampuan peserta dalam menerapkan kompetensi pengadaan sesuai standar nasional profesi.

Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan profesional dengan pengawasan asesor kompetensi yang telah ditunjuk. Para peserta terlihat serius dan antusias mengikuti seluruh tahapan ujian sebagai bagian dari proses memperoleh pengakuan kompetensi profesi di bidang pengadaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan pengadaan barang/jasa di instansi masing-masing, sekaligus mendukung terciptanya tata kelola pengadaan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Penyelenggara menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, fasilitator, dan pihak terkait yang telah mendukung suksesnya kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan – BNSP Certified Procurement Specialist (CPSP) Tahun 2026.

Kegiatan Terkait :