LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

PELATIHAN DAN SERTIFIKASI KOMPETENSI PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH (PBJP) LEVEL-1 / PADANG

Dibuat Oleh : Mitha | 19 Feb 2026


Dalam rangka memperkuat kapasitas dan profesionalisme aparatur di bidang pengadaan barang/jasa pemerintah, Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) kembali menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) Level-1). Program ini dilaksanakan dengan metode blended learning, yakni pembelajaran daring pada 29 Januari – 11 Februari 2026 dan sesi tatap muka pada 12 – 13 Februari 2026 di The Tavia Heritage Hotel Jakarta, yang kemudian ditutup dengan ujian sertifikasi pada 14 Februari 2026.

Sebagai lembaga yang terakreditasi A oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, LPKN menghadirkan pembelajaran yang sistematis, terstruktur, dan selaras dengan perkembangan regulasi pengadaan nasional.

Hari Pertama: Fondasi Regulasi dan Strategi Pemilihan

Kegiatan dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan registrasi peserta dan persiapan panitia. Acara pembukaan berlangsung khidmat melalui menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa, dilanjutkan sambutan Ketua Umum LPKN, Andi Zabur Rahman, S.Kom., S.Si., MBA., yang menekankan pentingnya integritas serta profesionalisme dalam setiap tahapan pengadaan pemerintah.

Suasana pembelajaran semakin terarah melalui sesi Building Learning Commitment (BLC) yang membangun kesepahaman, kedisiplinan, serta komitmen peserta selama mengikuti pelatihan.

Materi inti hari pertama diawali dengan Pengantar Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, yang mengupas prinsip dasar, etika, dan kerangka hukum pengadaan. Peserta diajak memahami filosofi pengadaan sebagai instrumen strategis pembangunan nasional.

Selanjutnya, sesi Perencanaan Pengadaan membahas identifikasi kebutuhan, penyusunan spesifikasi teknis, serta perencanaan anggaran secara akuntabel. Pada sesi sore, fokus beralih ke Pemilihan Penyedia, yang membedah metode pemilihan, evaluasi penawaran, serta prinsip persaingan sehat dan transparan.

Diskusi interaktif, tanya jawab kritis, serta studi kasus menjadikan pembelajaran berlangsung hidup dan aplikatif.

Hari Kedua: Penguatan Kontrak dan Manajemen Rantai Pasok

Memasuki hari kedua, peserta mendalami Pengelolaan Kontrak Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah selama 135 menit. Materi ini menekankan pengendalian pelaksanaan pekerjaan, pengawasan mutu, serta penanganan perubahan kontrak secara profesional.

Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan Pengadaan Secara Swakelola, yang mengulas mekanisme persiapan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban kegiatan secara mandiri sesuai ketentuan regulasi.

Sesi siang menghadirkan materi Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management/SCM), yang memberikan perspektif strategis tentang bagaimana menjaga kesinambungan distribusi barang dan jasa secara efektif dan efisien.

Sebagai penguatan pemahaman, dilakukan pembahasan try out dalam dua sesi. Tahapan ini menjadi evaluasi sekaligus simulasi kesiapan peserta menghadapi ujian kompetensi. Hari kedua ditutup dengan verifikasi buku regulasi dan modul pelatihan sebagai bagian dari pengecekan administrasi serta kesiapan akhir.

Kegiatan tatap muka dipandu oleh fasilitator nasional, John Piter H Situmorang, Ak., M.Ak., CA, QIA., yang dikenal sebagai Ahli Pengadaan dan Fasilitator ToT LKPP, dengan pendekatan pembelajaran yang lugas dan berbasis pengalaman praktis.

Hari Ketiga: Uji Kompetensi dan Validasi Profesional

Puncak kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 14 Februari 2026 melalui Uji Kompetensi PBJP Level-1 yang diawasi oleh Direktorat Sertifikasi Profesi LKPP. Ujian berlangsung selama 150 menit dan menjadi tahap penilaian menyeluruh terhadap penguasaan peserta atas seluruh unit kompetensi yang telah dipelajari.

Kegiatan Terkait :