LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan - BNSP CERTIFIED PROCUREMENT SPECIALIST (CPSP)

Dibuat Oleh : Mitha | 26 Jan 2026


Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia di bidang pengadaan barang/jasa, Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan – BNSP dengan skema Certified Procurement Specialist (CPSP). Kegiatan ini dilaksanakan dengan model pembelajaran blended learning, yang berlangsung pada 08–21 Januari 2026 (E-Learning), dilanjutkan tatap muka pada 22–23 Januari 2026, serta Ujian Sertifikasi pada 24 Januari 2026, bertempat di Hotel The Tavia Heritage Jakarta.

Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman komprehensif dan keterampilan praktis dalam seluruh tahapan pengadaan barang/jasa, mulai dari perencanaan, pemilihan penyedia, hingga evaluasi kinerja dan penyelesaian sengketa pengadaan.

Pembelajaran Tatap Muka Hari Pertama: Penguatan Proses Pemilihan Penyedia

Pembelajaran tatap muka Hari I (Kamis, 22 Januari 2026) diawali dengan registrasi peserta sejak pukul 07.30 WIB. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pembelajaran inti yang berfokus pada tahapan strategis dalam proses pemilihan penyedia barang/jasa.

Pada sesi awal, peserta dibekali materi Memilih Penyedia Barang/Jasa, yang membahas prinsip, metode, serta pendekatan yang tepat dalam menentukan penyedia sesuai ketentuan regulasi. Setelah sesi coffee break dan foto bersama, pembelajaran dilanjutkan dengan materi Menyusun Dokumen Pengadaan Barang/Jasa, yang menjadi fondasi penting dalam memastikan proses pengadaan berjalan transparan dan akuntabel.

Pada sesi siang hingga sore hari, peserta mengikuti materi Melakukan Kualifikasi Penyedia Barang/Jasa, dilanjutkan dengan Evaluasi Kinerja Penyedia Barang/Jasa. Materi-materi ini disampaikan secara aplikatif dan dilengkapi dengan studi kasus, sehingga peserta mampu memahami praktik terbaik dalam menilai kapasitas dan kinerja penyedia secara objektif.

Hari Kedua: Evaluasi Penawaran, Sanggah, dan Negosiasi

Memasuki Hari II (Jumat, 23 Januari 2026), pembelajaran difokuskan pada tahapan lanjutan dalam proses pengadaan. Peserta menerima materi Menyampaikan Penjelasan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa, yang menekankan pentingnya kejelasan informasi bagi calon penyedia.

Materi kemudian dilanjutkan dengan Mengevaluasi Dokumen Penawaran, yang membahas teknik evaluasi administrasi, teknis, dan harga secara sistematis. Setelah sesi ISHOMA, peserta dibekali pemahaman mengenai Mengelola Sanggah, sebagai bagian penting dalam menjaga akuntabilitas dan kepercayaan publik terhadap proses pengadaan.

Pada sesi akhir hari kedua, peserta mengikuti materi Melakukan Negosiasi, yang membekali keterampilan komunikasi dan strategi negosiasi untuk mencapai hasil pengadaan yang optimal dan saling menguntungkan.

Seluruh rangkaian pembelajaran tatap muka difasilitasi oleh para fasilitator berpengalaman, yaitu Ir. Sutan Suangkupon Lubis, M.Sc dan Ir. Raymon Budi Hermanto, S.T., M.H., CCMS, yang merupakan Ahli Pengadaan serta Fasilitator ToT LKPP. Penyampaian materi berlangsung interaktif dan aplikatif, sehingga peserta aktif terlibat dalam proses pembelajaran.

Uji Kompetensi CPSP – BNSP

Sebagai puncak kegiatan, Uji Kompetensi CPSP – BNSP dilaksanakan pada Sabtu, 24 Januari 2026. Ujian terdiri dari uji tertulis dan uji wawancara, yang bertujuan menilai pemahaman konseptual, kemampuan analisis, serta kompetensi praktis peserta di bidang pengadaan barang/jasa.

Uji kompetensi ini menjadi tahapan krusial dalam memastikan bahwa peserta yang dinyatakan kompeten benar-benar memenuhi standar nasional sertifikasi profesi yang ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Melalui pelaksanaan Pelatihan dan Sertifikasi CPSP ini, LPKN berharap para peserta dapat meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kompetensi teknis dalam melaksanakan pengadaan barang/jasa, serta mampu berkontribusi secara optimal dalam mewujudkan tata kelola pengadaan yang transparan, efisien, dan berdaya saing.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran LPKN sebagai lembaga pengembangan kompetensi yang konsisten mendukung peningkatan kualitas SDM pengadaan di tingkat nasional.

Kegiatan Terkait :