LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

PELATIHAN DAN SERTIFIKASI KOMPETENSI PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH (PBJP) LEVEL-1 / TANGERANG

Dibuat Oleh : Mitha | 25 Nov 2025


Suasana hangat menyelimuti Lemo Hotel Tangerang sejak pagi hari ketika puluhan peserta dari berbagai instansi mulai berdatangan untuk mengikuti rangkaian Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi PBJP Level-1 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN). Kegiatan ini menjadi bagian akhir dari pembelajaran blended learning yang telah berlangsung sejak awal November.

Sejak hari pertama, keseriusan peserta terlihat begitu kuat. Mereka datang dengan harapan yang sama: memperdalam pemahaman, memperkuat kompetensi, dan tentu saja mempersiapkan diri menghadapi ujian sertifikasi yang menjadi penentu kompetensi mereka sebagai insan pengadaan yang profesional.

Hari Pertama – Kamis, 20 November 2025

Pembukaan yang Hangat & Awal Materi yang Padat Wawasan

Rangkaian kegiatan dimulai dengan registrasi pada pukul 07.30 WIB. Tak lama kemudian, ruangan pelatihan dipenuhi suasana khidmat ketika peserta bersama-sama menyanyikan Lagu Indonesia Raya, menandai dimulainya pelatihan tatap muka.

Meski jadwal cukup padat, antusiasme peserta langsung terbangun melalui sesi Building Learning Commitment (BLC). Sesi ini menjadi pemanasan positif sebelum memasuki inti pembelajaran.

Memasuki pukul 08.30 WIB, fasilitator utama, Ir. Sutan Suangkupon Lubis, M.Sc., mulai mengajak peserta menjelajahi materi mendasar tentang Pengantar Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Pembahasan yang kaya contoh kasus membuat ruangan terus aktif hingga sesi berakhir pukul 10.00 WIB.

Setelah jeda singkat dan foto bersama, pelatihan kembali berjalan dalam ritme yang intens. Materi pengantar dilanjutkan, kemudian dibukakan pembahasan mendalam mengenai Perencanaan PBJ, termasuk bagaimana kebutuhan dirumuskan, strategi pemilihan ditata, hingga penyusunan RUP yang tepat.

Siang hari dilanjutkan dengan sesi lanjutan perencanaan, sebelum peserta memasuki topik krusial Pemilihan Penyedia, yang kembali dikupas melalui ragam mekanisme, metode evaluasi, dan contoh situasi lapangan. Hari pertama ditutup pukul 17.00 WIB dengan catatan materi yang kaya dan pemahaman yang semakin matang.

Hari Kedua – Jumat, 21 November 2025

Kompleksitas PBJ dalam Kontrak, Swakelola, hingga SCM

Hari kedua dimulai dengan materi yang menjadi tulang punggung pelaksanaan PBJ: Pengelolaan Kontrak. Fasilitator membuka sesi dengan penjelasan mendalam mengenai struktur, klausul, serta pengendalian kontrak. Dengan durasi lebih dari dua jam, peserta diajak memahami bagaimana kontrak dapat menjadi alat pengaman sekaligus pedoman bagi suksesnya pelaksanaan pengadaan.

Setelah jeda pagi, diskusi berlanjut pada materi Pengadaan Secara Swakelola, sebuah mekanisme yang memberi ruang pemberdayaan melalui partisipasi unit kerja pemerintah, organisasi masyarakat, atau kelompok masyarakat. Peserta tampak aktif bertanya, terutama mengenai perbedaan peran antar tipe swakelola dan dokumen apa saja yang wajib disiapkan.

Usai ISHOMA, pembahasan swakelola dilanjutkan sebelum peserta diarahkan ke materi Manajemen Rantai Pasok (SCM). Topik ini memotret pengadaan dari perspektif yang lebih luas—bagaimana aliran barang, informasi, hingga proses distribusi dapat memengaruhi efektivitas pelaksanaan PBJ.

Menjelang sore, peserta mengikuti Pembahasan Try Out, dua sesi penting yang membantu mereka mengukur pemahaman sekaligus menemukan strategi menjawab soal secara tepat. Hari kedua kemudian ditutup dengan verifikasi buku regulasi dan modul, memastikan seluruh peserta membawa pemahaman yang jelas sebelum memasuki ujian sertifikasi.

Hari Ketiga – Sabtu, 22 November 2025

Hari Penentuan – Ujian Sertifikasi PBJP Level-1

Sabtu pagi menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Tepat pukul 08.00 WIB, para peserta resmi memulai Uji Kompetensi PBJP Level-1, yang diawasi langsung oleh Direktorat Sertifikasi Profesi – LKPP. Suasana ruangan terasa tenang namun sarat konsentrasi. Selama 150 menit, peserta menghadapi rangkaian soal yang menantang, mencakup konsep dasar, analisis kasus, hingga pemahaman teknis yang telah dipelajari selama pelatihan.

Ujian ini menjadi tahap akhir dari perjalanan panjang peserta dalam memahami dunia pengadaan yang penuh dinamika, sekaligus menentukan langkah mereka ke jenjang profesionalisme yang lebih tinggi.

Kegiatan Terkait :