LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

PELATIHAN DAN SERTIFIKASI KOMPETENSI PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH (PBJP) LEVEL-1 - SURABAYA

Dibuat Oleh : Mitha | 02 Jul 2025


Surabaya – Juni 2025. Pagi itu, angin di Surabaya masih sejuk. Satu per satu peserta tiba di lobi Hotel Suites Surabaya, membawa harapan, semangat, dan tentu saja... bekal ilmu dari dua minggu e-learning yang baru saja mereka selesaikan. Mereka bukan pelancong. Mereka adalah pejuang kompetensi, peserta Pelatihan dan Sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) Level-1 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN).

Pelatihan ini bukan sekadar kegiatan biasa. Ini adalah langkah awal, sebuah pembuktian, bahwa mereka siap menjadi bagian dari pengadaan yang lebih jujur, profesional, dan bertanggung jawab.

 Modul dan Mandiri, di Balik Layar 27 Mei – 10 Juni 2025

Sebelum bertemu tatap muka, para peserta telah lebih dulu “mengembara” di dunia digital. Selama dua minggu, mereka menyelami materi e-learning — tak hanya membaca, tapi juga berdiskusi, menjawab kuis, dan mencoret-coret modul sambil sesekali menyeduh kopi sore.

Di layar mereka terbentang lima bab penting:

  • Apa itu PBJP dan mengapa ia krusial

  • Cara menyusun perencanaan pengadaan

  • Menentukan siapa penyedia yang tepat

  • Mengelola kontrak tanpa celah

  • Hingga bagaimana melakukan pengadaan secara swakelola dan memahami rantai pasok

Tak mudah. Tapi mereka bertahan.

 Bertemu, Berdiskusi, dan Belajar – 12-13 Juni 2025

Masuklah ke babak kedua: tatap muka di Surabaya. Hari pertama, 12 Juni, dibuka dengan senyum ramah panitia LPKN. Ada lagu Indonesia Raya yang menggema, doa bersama, lalu sambutan hangat dari panitia dan fasilitator. Tak lupa, sesi Building Learning Commitment (BLC) mengingatkan bahwa ini bukan sekadar pelatihan — ini adalah komitmen pembelajaran seumur hidup.

Lalu materi demi materi mulai bergulir, disampaikan langsung oleh para fasilitator kawakan seperti Ardi Kasmono, S.STP, M.KP dan Sanusi Burhanudin, S.T., M.MT., CPOf.. Dengan gaya penyampaian yang membumi, peserta diajak menyelami pengadaan dari sisi teknis hingga strategis.

Mulai dari pengantar dan perencanaan pengadaan, lanjut ke pemilihan penyedia, hingga sesi sore yang ditutup dengan diskusi dan praktik — semua terasa menyenangkan. Ada yang mencatat dengan penuh semangat, ada pula yang tak ragu bertanya meski suara masih gugup.

Hari kedua, 13 Juni, makin padat. Materi kontrak, swakelola, dan manajemen rantai pasok dibedah habis. Sesi try out jadi ajang latihan mental sebelum hari ujian. Suasana kadang serius, kadang cair — seperti keluarga besar yang sedang belajar bersama.

 Ujian, Bukan Sekadar Formalitas – 14 Juni 2025

Dan tibalah di babak terakhir: Ujian Sertifikasi PBJP Level-1, yang digelar 14 Juni. Meja-meja rapi. Suasana tenang. Hanya terdengar detak jam dan goresan pena. Di ruangan itu, para peserta mengerahkan semua yang mereka pelajari — dari layar laptop, sesi Zoom, hingga obrolan ringan dengan fasilitator.

Ujian ini bukan hanya tentang lulus atau tidak. Tapi tentang keyakinan bahwa mereka kini lebih siap, lebih tangguh, dan lebih kompeten.

Mereka Pulang dengan Lebih dari Sekadar Sertifikat

Saat hari berganti senja, peserta satu per satu meninggalkan hotel. Namun mereka tak pulang dengan tangan kosong. Mereka pulang dengan ilmu, koneksi baru, dan semangat untuk membawa perubahan di tempat kerja masing-masing.

Ada yang kini tahu bagaimana menyusun dokumen pengadaan dengan percaya diri. Ada pula yang pulang membawa mimpi: menjadi fasilitator suatu hari nanti.

Kegiatan Terkait :