LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan - BNSP Certified Procurement Strategist (CPSt)

Dibuat Oleh : Mitha | 01 Jul 2025


Jakarta, 09–25 Juni 2025 – Dalam upaya mewujudkan pengelolaan pengadaan barang/jasa yang strategis, efisien, dan profesional, Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) sukses menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan – Certified Procurement Strategist (CPSt). Program ini diakui secara resmi oleh LSP Pengadaan dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Kegiatan ini terdiri dari tiga fase penting, yaitu E-Learning Mandiri (9–21 Juni 2025), Pembelajaran Tatap Muka (23–24 Juni 2025), dan Ujian Sertifikasi (25 Juni 2025) yang diselenggarakan secara luring di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta.

Pelatihan CPSt ini dirancang untuk mencetak tenaga pengadaan yang tidak hanya administratif, tetapi juga mampu berpikir strategis dan solutif dalam menghadapi dinamika pengadaan yang kompleks dan cepat berubah, terutama di tengah transisi regulasi nasional terbaru, yakni Perpres Nomor 46 Tahun 2025.

E-Learning 9–21 Juni 2025: Pembelajaran Mandiri & Pengerjaan 9 Unit Kompetensi

Selama hampir dua pekan, peserta mengikuti pembelajaran mandiri berbasis e-learning, dengan fokus pada pengerjaan 9 Unit Kompetensi (UK) dalam Buku Kerja yang harus dikumpulkan secara berkala kepada panitia. Materi-materi seperti:

  • Menyusun spesifikasi teknis

  • Menelaah risiko dan kinerja pengadaan

  • Merumuskan organisasi pengadaan

  • Mengelola anggaran dan HPS

disajikan melalui panduan praktis, video learning, dan sesi tanya jawab interaktif di Zoom.

Para peserta juga mendapatkan bimbingan teknis langsung dari para narasumber ahli, antara lain:

  • Ir. Raymon Budi Hermanto, S.T., M.H., CCMS

  • Dr. Fahrurrazi, M.Si., CCMS

Kegiatan ini mempersiapkan peserta menghadapi tahapan asesmen kompetensi berbasis portofolio, sekaligus membantu menyusun dokumen APL 01 & 02 yang menjadi syarat utama uji kompetensi oleh LSP Pengadaan.

Tatap Muka 23–24 Juni 2025: Pembelajaran Interaktif dan Studi Kasus

Fase tatap muka menjadi momentum penting yang mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang: ASN, BUMN, akademisi, dan praktisi pengadaan swasta. Kegiatan ini dibuka pada Senin, 23 Juni 2025, dengan registrasi peserta sejak pukul 07.30 WIB, dilanjutkan sesi pembukaan dan foto bersama.

Materi hari pertama dibawakan oleh fasilitator senior nasional, Ir. Sutan Suangkupon Lubis, M.Sc., Ahli Pengadaan dan Fasilitator ToT LKPP. Beliau memandu peserta dalam topik-topik seperti:

  • Menelaah lingkungan pengadaan strategis

  • Melakukan penyelarasan kebijakan PBJ

  • Menyusun kebutuhan dan anggaran pengadaan

Peserta diajak menganalisis studi kasus nyata, berdiskusi kelompok, dan simulasi perumusan strategi pengadaan yang efisien, berdasarkan regulasi terbaru.

Hari kedua, Selasa, 24 Juni 2025, sesi dilanjutkan dengan fasilitator dari LKPP, yaitu Dr. Hermawan, S.E., M.M., Direktur Pengembangan Profesi dan Kelembagaan. Materi utama meliputi:

  • Menyusun spesifikasi teknis dan HPS

  • Mengkaji ulang paket pengadaan

  • Mengelola risiko dan kinerja pengadaan

Sesi coffee break dan ishoma diatur untuk menjaga stamina peserta, namun diskusi tetap hidup di setiap jeda. Suasana kelas penuh antusiasme, mencerminkan semangat peserta dalam menuntaskan proses sertifikasi secara optimal.

Ujian Sertifikasi – Rabu, 25 Juni 2025: Momentum Penentuan Kompetensi

Ujian kompetensi dilaksanakan pada Rabu, 25 Juni 2025, dimulai pukul 08.00 WIB. Proses asesmen dilakukan oleh Tim Asesor BNSP, terdiri dari uji portofolio dan wawancara mendalam untuk menguji aspek teknis, logika, dan pemahaman peserta terhadap peran strategis mereka dalam siklus pengadaan.

Peserta diuji secara menyeluruh, mulai dari aspek perencanaan, pemilihan penyedia, pengendalian kontrak, hingga manajemen risiko. Mereka juga diminta menjelaskan contoh penerapan nyata berdasarkan pengalaman kerja atau studi kasus tertentu.

Kegiatan Terkait :