LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

PELATIHAN DAN SERTIFIKASI KOMPETENSI PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH (PBJP) LEVEL-1 SAMARINDA

Dibuat Oleh : Mitha | 23 Mei 2025


Samarinda, 24 Mei 2025 – Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN), sebagai salah satu lembaga pelatihan yang telah terakreditasi A oleh LKPP, kembali menunjukkan kiprahnya dalam membentuk sumber daya manusia unggul di bidang pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) Level-1 sukses diselenggarakan selama tiga hari pada 22–24 Mei 2025 secara tatap muka di Hotel Horison Samarinda, setelah sebelumnya peserta mengikuti tahapan e-learning pada 6–20 Mei 2025.

Hari Pertama – Fondasi Kuat Pemahaman PBJP

Kegiatan resmi dibuka pada Kamis, 22 Mei 2025 sejak pukul 07.30 WITA dengan registrasi peserta. Pembukaan kegiatan dilakukan dengan penuh semangat dan nasionalisme melalui menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa. Setelah itu, peserta diajak membangun komitmen belajar bersama dalam sesi Building Learning Commitment (BLC) selama 15 menit yang dipandu langsung oleh tim fasilitator LPKN.

Materi pertama bertema "Pengantar Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah" menjadi pengantar penting yang disampaikan dengan sistematis dan aplikatif. Dalam sesi ini, peserta diberikan gambaran umum mengenai prinsip, tujuan, serta sistematika regulasi pengadaan berdasarkan Peraturan Presiden yang berlaku.

Setelah istirahat dan sesi foto bersama, materi berlanjut ke sesi "Perencanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah", di mana peserta belajar bagaimana menyusun perencanaan pengadaan yang baik, termasuk dokumen perencanaan, jadwal pengadaan, dan proses identifikasi kebutuhan. Sesi sore dilanjutkan dengan materi "Pemilihan Penyedia", yang dikupas tuntas mulai dari metode pemilihan hingga simulasi studi kasus pemilihan penyedia yang transparan dan akuntabel.

Hari Kedua – Mengasah Kemampuan Teknis dan Analisis Kasus

Pada Jumat, 23 Mei 2025, pelatihan dimulai pukul 08.00 WITA dengan topik mendalam mengenai "Pengelolaan Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah". Materi ini mengulas pengelolaan kontrak secara menyeluruh, dari penandatanganan, pelaksanaan, pengawasan, hingga penyelesaian sengketa. Penyampaian dilakukan secara interaktif oleh fasilitator berpengalaman dari LKPP: Yeffri Purnama, SH., CCMs.

Sesi dilanjutkan dengan "Pengadaan Secara Swakelola", membahas peran aktif instansi pemerintah dalam pelaksanaan pengadaan secara langsung, serta aspek-aspek administratif yang harus dipenuhi.

Setelah istirahat siang, peserta kembali belajar tentang Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management/SCM), sebuah pendekatan strategis untuk mengelola hubungan antar pihak dalam proses pengadaan. Tak hanya teori, peserta juga menghadapi sesi Try Out yang terbagi menjadi dua bagian. Sesi ini menjadi sarana penting untuk menguji sejauh mana peserta memahami materi sekaligus sebagai persiapan menghadapi ujian sertifikasi.

Kegiatan hari kedua ditutup dengan sesi verifikasi buku regulasi dan modul pelatihan oleh panitia LPKN, memastikan setiap peserta memiliki dokumen acuan resmi yang sah dan sesuai dengan standar kompetensi.

Hari Ketiga – Ujian Sertifikasi PBJP Level-1

Puncak kegiatan berlangsung pada Sabtu, 24 Mei 2025, dengan pelaksanaan Uji Kompetensi PBJP Level-1 yang diselenggarakan oleh Direktorat Sertifikasi Profesi LKPP dan diawasi langsung oleh tim penguji bersertifikat. Ujian berlangsung sejak pukul 08.00 WITA hingga selesai, dalam suasana serius namun penuh semangat.

Peserta diuji dalam berbagai aspek teknis dan manajerial pengadaan barang/jasa, baik dalam bentuk soal pilihan ganda, studi kasus, hingga simulasi penyusunan dokumen pengadaan. Fasilitator hari ketiga adalah Ir. H. Salman Lumoindong, M.M, seorang ahli pengadaan yang juga fasilitator ToT LKPP.

Penutup – Membuka Jalan Menuju Profesionalisme PBJP

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, LPKN kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak SDM pengadaan yang profesional, kompeten, dan bersertifikat nasional. Seluruh peserta yang mengikuti pelatihan dan sertifikasi ini kini memiliki peluang besar untuk berkontribusi lebih luas dalam pembangunan negeri melalui proses pengadaan yang lebih tertib, efisien, dan akuntabel.

Kegiatan Terkait :