LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

PELATIHAN DAN SERTIFIKASI KOMPETENSI PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH (PBJP) LEVEL-1 (Model Pembelajaran Blended Learning)

Dibuat Oleh : Mitha | 12 Mar 2025


Jakarta, 25-27 Februari 2025 - Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN), sebagai lembaga pelatihan terakreditasi A oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), kembali menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) Level-1. Kegiatan ini berlangsung dalam model pembelajaran blended learning, yaitu kombinasi antara E-Learning (11-24 Februari 2025) dan tatap muka intensif pada 25-26 Februari 2025, yang dilanjutkan dengan ujian sertifikasi pada 27 Februari 2025. Bertempat di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta, pelatihan ini menghadirkan narasumber dan fasilitator ahli di bidang pengadaan barang/jasa pemerintah.

Membangun Komitmen Pembelajaran Sejak Awal

Pelatihan hari pertama, Selasa (25/02), dimulai dengan sesi Building Learning Commitment (BLC) guna membangun semangat belajar peserta. Acara dibuka secara resmi setelah sesi foto bersama, menandai komitmen bersama dalam meningkatkan kompetensi pengadaan.

Sesi awal pelatihan dipandu oleh Dr. Ir. Putut Marhayudi, M.M., MBA., CCMs, seorang fasilitator berpengalaman dalam bidang pengadaan. Materi pertama membahas Pengantar PBJP, yang mencakup aspek penting seperti ketentuan umum, prinsip, etika, serta aspek hukum dalam pengadaan. Selain itu, peran usaha kecil, penggunaan produk dalam negeri, serta pengadaan berkelanjutan juga menjadi sorotan utama, mengingat pentingnya pemberdayaan sektor lokal dalam ekosistem pengadaan nasional.

Peserta kemudian melanjutkan materi Perencanaan PBJP, yang menekankan identifikasi kebutuhan, penyusunan spesifikasi teknis, serta strategi pemaketan pengadaan. Pemilihan penyedia juga menjadi fokus, dengan pembahasan mendalam mengenai evaluasi penawaran, negosiasi, serta pengelolaan risiko dalam proses pemilihan penyedia barang/jasa.

Mendalami Pengelolaan Kontrak dan Swakelola

Hari kedua, Rabu (26/02), difokuskan pada Pengelolaan Kontrak PBJP yang mencakup pembentukan tim pengelola kontrak, pengendalian, serta serah terima hasil pekerjaan. Materi ini dikemas secara aplikatif agar peserta mampu memahami tantangan nyata dalam pelaksanaan kontrak pengadaan barang/jasa.

Selain itu, peserta juga mempelajari Pengelolaan PBJP secara Swakelola, yang mencakup seluruh tahapan mulai dari perencanaan hingga serah terima hasil pekerjaan. Ini menjadi bagian penting karena pengadaan secara swakelola sering diterapkan dalam proyek-proyek strategis pemerintah.

Supply Chain Management (SCM) dalam PBJP turut menjadi topik krusial. Peserta diberikan wawasan tentang bagaimana rantai pasok dapat memengaruhi efektivitas pengadaan, serta strategi untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan barang dan jasa.

Sebagai persiapan menghadapi ujian sertifikasi, sesi pembahasan try out menjadi agenda penting di hari kedua. Peserta diberikan kesempatan untuk memahami pola soal ujian serta strategi menjawab dengan efektif.

Uji Kompetensi: Momen Penentuan

Hari terakhir, Kamis (27/02), menjadi momen penentuan bagi peserta. Ujian Kompetensi PBJP Level-1 diselenggarakan dalam dua sesi, pagi dan siang, dengan pengawasan langsung dari Direktorat Sertifikasi Profesi - LKPP. Ujian ini bertujuan untuk mengukur pemahaman dan kemampuan peserta dalam menerapkan prinsip-prinsip pengadaan barang/jasa sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Kegiatan Terkait :