LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

Bimtek - Teknik dan Metode Penyusunan RAB dan HPS Studi Kasus Pengadaan Konstruksi dan Non Konstruksi Dalam rangka Optimalisasi Anggaran dan Efisiensi Pengadaan Barang/Jasa

Dibuat Oleh : Mitha | 17 Jan 2025


Bali, 12 Januari 2025—Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN), yang telah mendapatkan Akreditasi A dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), kembali mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema "Teknik dan Metode Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS)." Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyusun RAB dan HPS secara tepat, guna mendukung optimalisasi anggaran dan efisiensi dalam pengadaan barang/jasa. Kegiatan berlangsung di Bedrock Hotel Kuta, Bali, dengan menghadirkan fasilitator yang kompeten di bidangnya, yaitu Bapak Glodius Mathias Sandi Toendan, S.STP., M.A., CRMO., CRPP., CDRP, yang saat ini menjabat di Biro Pengadaan Barang/Jasa dan Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Bali.

Rangkaian Acara

Kegiatan dimulai pada pukul 07.45 WITA dengan registrasi peserta, diikuti oleh pembukaan resmi pada pukul 08.00 WITA. Dalam pembukaan, panitia menyampaikan pentingnya memahami regulasi dan landasan hukum yang menjadi dasar dalam penyusunan RAB dan HPS. Poin ini ditekankan sebagai langkah awal untuk memastikan bahwa dokumen anggaran yang disusun sesuai dengan aturan yang berlaku dan mendukung transparansi dalam pengadaan.

Sesi pertama, yang berlangsung dari pukul 08.15 hingga 10.15 WITA, mengupas tuntas regulasi dan landasan hukum penyusunan RAB dan HPS dalam pengadaan barang/jasa, serta pentingnya menyusun dokumen-dokumen ini dengan benar sebagai bagian dari siklus pengadaan yang efektif. Peserta diberi wawasan mengenai bagaimana penyusunan yang tepat dapat meminimalisasi risiko kesalahan yang berpotensi merugikan pemerintah maupun masyarakat.

Setelah sesi ini, peserta dan fasilitator meluangkan waktu untuk berfoto bersama dan menikmati coffee break dari pukul 10.15 hingga 10.30 WITA. Acara dilanjutkan dengan sesi kedua, yaitu pembahasan mengenai kesalahan umum dalam penyusunan HPS dan RAB serta dampaknya terhadap pengadaan. Diskusi yang berlangsung hingga pukul 12.00 WITA ini memaparkan berbagai contoh kasus yang sering terjadi, serta solusi praktis untuk menghindarinya.

Setelah istirahat makan siang dan salat (Ishoma) dari pukul 12.00 hingga 13.00 WITA, acara berlanjut dengan sesi teknik serta metode penyusunan RAB dan HPS. Pada sesi ini, peserta diberikan panduan langkah demi langkah, mulai dari analisis kebutuhan hingga penetapan nilai HPS yang sesuai dengan spesifikasi dan pasar. Fasilitator juga membahas perbedaan metode penyusunan untuk pengadaan konstruksi dan nonkonstruksi.

Puncak acara adalah sesi studi kasus dan simulasi penyusunan RAB dan HPS, yang dimulai pukul 14.30 WITA. Peserta diajak untuk berpartisipasi secara aktif dalam simulasi, di mana mereka menghadapi skenario nyata dalam pengadaan barang/jasa. Sesi ini terbagi menjadi dua bagian, dengan jeda Ishoma singkat pada pukul 15.15 WITA. Dalam simulasi lanjutan yang berlangsung hingga pukul 16.00 WITA, peserta berkesempatan untuk mempraktikkan teknik-teknik yang telah dipelajari dengan bimbingan langsung dari fasilitator.

Manfaat dan Harapan dari Kegiatan

Bimtek ini dirancang untuk menjawab tantangan yang dihadapi oleh para pengelola pengadaan barang/jasa, terutama dalam menyusun dokumen RAB dan HPS yang berkualitas. Dengan materi yang komprehensif dan pembelajaran berbasis kasus, diharapkan peserta dapat:

  1. Memahami regulasi dan prinsip hukum terkait penyusunan RAB dan HPS.

  2. Mengidentifikasi serta menghindari kesalahan umum yang sering terjadi dalam penyusunan dokumen tersebut.

  3. Menerapkan teknik dan metode yang efektif untuk menghasilkan RAB dan HPS yang akurat dan sesuai dengan kebutuhan pengadaan.

  4. Meningkatkan efisiensi anggaran dan mendorong transparansi dalam proses pengadaan barang/jasa.

Kegiatan Terkait :