LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Periode 2025 – 2029

Dibuat Oleh : Mitha | 27 Des 2024


Jakarta, 16-17 Desember 2024 – Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor pemerintahan dengan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Periode 2025–2029. Bertempat di Merlynn Park Hotel Jakarta, acara ini dihadiri oleh para pejabat dan pegawai dari berbagai instansi pemerintah yang memiliki tanggung jawab dalam perencanaan strategis.

Latar Belakang Kegiatan

Dalam rangka mendukung visi pembangunan jangka panjang Indonesia 2045, dokumen Renstra menjadi salah satu instrumen penting untuk menyusun program dan kegiatan yang berorientasi pada hasil. Kegiatan ini dirancang untuk membantu instansi pemerintah menyusun dokumen Renstra yang selaras dengan kebijakan nasional, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Melalui bimbingan teknis ini, peserta tidak hanya dibekali dengan teori, tetapi juga berbagai teknik praktis dan alat analisis yang dapat digunakan dalam menyusun, memonitor, dan mengevaluasi dokumen Renstra di lingkungan kerja mereka.

Rangkaian Kegiatan Hari Pertama

Hari pertama dimulai dengan sesi pembukaan dan sambutan dari panitia, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi pertama mengenai Kebijakan Nasional dalam Perencanaan Strategis. Sesi ini disampaikan oleh narasumber utama, Ir. Rudi Alfian dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Sesi pagi mencakup pembahasan mendalam tentang:

  • Visi Pembangunan Indonesia 2045: Strategi untuk menyelaraskan dokumen Renstra dengan visi jangka panjang pembangunan nasional.
  • Analisis RPJMN dan RKP: Penyesuaian Renstra dengan kebijakan nasional yang relevan dengan sektor transportasi dan pembangunan infrastruktur.

Setelah sesi pagi, peserta berkesempatan untuk berdiskusi dan berinteraksi dengan narasumber, dilanjutkan dengan foto bersama dan coffee break.

Pada sesi siang, fokus beralih ke Konsep dan Prinsip Dasar Renstra, di mana peserta mendalami:

  • Komponen utama dalam penyusunan Renstra: visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, program, dan kegiatan.
  • Teknik menyelaraskan kebijakan internal instansi dengan kebijakan nasional dan internasional.

Hari pertama diakhiri dengan pembahasan penggunaan konsep pengelolaan kinerja untuk memastikan bahwa Renstra yang disusun berfokus pada hasil yang terukur.

Rangkaian Kegiatan Hari Kedua

Hari kedua dimulai dengan materi tentang Teknik Analisis Strategis, yang meliputi:

  • Metode SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk analisis situasi.
  • Pendekatan Balanced Scorecard untuk menetapkan indikator kinerja yang jelas dan terukur.
  • Teknik analisis risiko untuk mengidentifikasi potensi hambatan dalam implementasi Renstra.

Setelah coffee break, sesi dilanjutkan dengan Penyusunan Program dan Kegiatan. Pada sesi ini, peserta belajar menyusun program berdasarkan prinsip SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound) dan memahami cara menetapkan prioritas strategi yang efektif.

Di sesi terakhir, peserta mendapatkan wawasan mengenai Evaluasi dan Monitoring Renstra. Materi ini membahas:

  • Penyusunan mekanisme monitoring untuk memastikan implementasi Renstra berjalan sesuai rencana.
  • Penggunaan Indikator Kinerja Utama (IKU) dalam memantau keberhasilan program dan kegiatan.

Hari kedua diakhiri dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab, di mana peserta dapat berbagi pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi dalam menyusun Renstra di instansi masing-masing.

Kegiatan Terkait :