LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

Workshop Online PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI UNTUK MENCEGAH KEGAGALAN BANGUNAN

Dibuat Oleh : Mitha | 15 Mei 2025


Keselamatan dalam dunia konstruksi merupakan aspek vital yang tak bisa ditawar. Menyadari pentingnya hal ini, Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kapasitas SDM sektor konstruksi melalui kegiatan Workshop Online bertajuk “Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) untuk Mencegah Kegagalan Bangunan”, yang dilaksanakan selama dua hari, pada 08 – 09 Mei 2025 secara daring melalui platform Zoom Meeting.

Workshop ini menghadirkan narasumber ahli, Ir. H. Untung Yasril, ST, MT, CPSp, CCMS, seorang praktisi senior di bidang konstruksi dan keselamatan proyek, yang telah memiliki pengalaman luas dalam manajemen proyek berskala nasional. Kegiatan dimulai setiap harinya pukul 19.00 hingga 21.00 WIB dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai latar belakang, termasuk kontraktor, konsultan pengawas, pejabat pembuat komitmen (PPK), hingga praktisi dan akademisi.

Hari Pertama – 08 Mei 2025: Membangun Kesadaran akan Pentingnya Keselamatan

Kegiatan dimulai pukul 18.30 WIB dengan registrasi peserta yang dilayani oleh panitia dengan sigap. Tepat pukul 19.00 WIB, acara resmi dibuka oleh moderator yang memandu rangkaian acara pembukaan, termasuk menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars LPKN, dan pembacaan doa untuk kelancaran kegiatan. Moderator juga memperkenalkan profil lengkap narasumber, yang membuat peserta semakin antusias mengikuti sesi selanjutnya.

Pada sesi penyampaian materi pertama, Ir. H. Untung Yasril membawakan topik pendahuluan mengenai urgensi penerapan SMKK di Indonesia. Beliau memaparkan konsep dasar Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi, yang merupakan upaya terstruktur dan sistematis untuk memastikan keselamatan kerja di proyek-proyek konstruksi. Tak hanya itu, narasumber juga membahas secara mendalam berbagai kasus kegagalan bangunan yang pernah terjadi di Indonesia sebagai pelajaran penting bagi para pelaku proyek.

Diskusi berlangsung interaktif, dengan peserta yang aktif bertanya dan berdiskusi melalui kolom chat dan sesi tanya jawab langsung. Peserta mendapatkan banyak wawasan baru mengenai tanggung jawab hukum, konsekuensi sosial, serta kerugian material yang ditimbulkan akibat gagalnya penerapan SMKK.

Hari Kedua – 09 Mei 2025: Penerapan Praktis dan Strategi Lapangan

Workshop dilanjutkan pada Jumat malam, 09 Mei 2025, dengan fokus pada Penerapan SMKK pada Tahap Pembangunan. Narasumber menjelaskan langkah-langkah teknis dan prosedural yang harus dijalankan oleh pelaksana proyek untuk menjamin keselamatan selama proses pembangunan berlangsung. Materi juga mencakup penjelasan tentang serah terima kedua pekerjaan, yaitu tahapan akhir dalam proyek konstruksi yang memiliki risiko tersendiri bila tidak diantisipasi dengan baik.

Lebih jauh, Ir. H. Untung Yasril juga membahas secara terperinci berbagai komponen dalam SMKK, mulai dari manajemen risiko, penyusunan SOP keselamatan, hingga pengawasan dan pelaporan. Peserta diberikan contoh format dokumen serta studi kasus penerapan yang aktual di lapangan.

Acara ditutup pukul 21.00 WIB oleh moderator, yang menyampaikan apresiasi kepada narasumber dan seluruh peserta atas partisipasi aktif selama dua malam penyelenggaraan workshop.

Meningkatkan Kompetensi demi Keselamatan dan Kualitas

Workshop ini menegaskan pentingnya peran para pelaku konstruksi dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan. Dengan pemahaman yang tepat tentang penerapan SMKK, diharapkan peserta mampu menerapkannya secara langsung dalam proyek masing-masing, sehingga potensi kecelakaan kerja dan kegagalan bangunan dapat diminimalkan.

LPKN sebagai lembaga pelatihan yang telah terakreditasi nasional akan terus hadir dalam menyelenggarakan kegiatan edukatif dan berkualitas tinggi demi mewujudkan pembangunan nasional yang aman dan berkualitas.

Kegiatan Terkait :