LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

BIMBINGAN TEKNIS UKPBJ dalam Pelaksanaan Konsolidasi Pengadaan Barang/Jasa pada Dana APBD (Sinkronisasi Inpres 1 Tahun 2025 dan Perpres 46 Tahun 2025)

Dibuat Oleh : Mitha | 21 Ags 2025


Medan, 01–02 Agustus 2025 – Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kapasitas aparatur pemerintah daerah dengan menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) UKPBJ dalam Pelaksanaan Konsolidasi Pengadaan Barang/Jasa pada Dana APBD, yang mengangkat tema “Sinkronisasi Inpres 1 Tahun 2025 dan Perpres 46 Tahun 2025”. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Swiss-Belinn Gajah Mada, Medan selama dua hari penuh, Jumat–Sabtu, 01–02 Agustus 2025.

Acara ini diikuti oleh para pejabat, staf pengelola pengadaan, serta aparatur yang tergabung dalam Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) dari berbagai instansi pemerintah daerah. Kehadiran peserta mencerminkan antusiasme yang tinggi dalam memperkuat kompetensi, khususnya dalam menghadapi tantangan baru konsolidasi pengadaan sesuai amanat regulasi terbaru.

Hari Pertama: Pemahaman Konseptual dan Dasar Regulasi

Kegiatan dibuka pada Jumat (01/08) pukul 07.30 WIB dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan rangkaian pembukaan yang khidmat melalui menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya serta doa bersama.

Materi pertama dibawakan oleh fasilitator nasional berpengalaman, Dr. H. Fahrurrazi, M.Si., CCMS, yang menjelaskan mengenai Ketentuan Umum Konsolidasi Pengadaan serta Peran UKPBJ dalam Pelaksanaan Konsolidasi. Peserta diberikan pemahaman mendasar mengenai landasan hukum, filosofi konsolidasi, serta urgensi peran strategis UKPBJ sebagai motor penggerak efisiensi dan efektivitas belanja pemerintah.

Setelah rehat sejenak, sesi berlanjut dengan topik Bentuk-bentuk Konsolidasi Pengadaan, di mana peserta diajak mengeksplorasi praktik konsolidasi yang dapat diterapkan di berbagai sektor. Diskusi berlangsung interaktif, ditandai dengan banyaknya pertanyaan dan studi kasus yang diajukan.

Pada sesi siang, peserta diarahkan pada materi Konsolidasi pada Tahapan Perencanaan dan Persiapan Pengadaan serta Konsolidasi pada Tahapan Persiapan Pemilihan Penyedia. Fasilitator membekali peserta dengan teknik praktis, analisis kebutuhan, serta strategi penyusunan dokumen agar lebih terintegrasi. Suasana kelas semakin hidup dengan adanya simulasi dan tanya jawab mendalam hingga sore hari.

Hari Kedua: Pengelolaan Kontrak dan Risiko

Memasuki hari kedua, Sabtu (02/08), fokus pembelajaran diarahkan pada Pengelolaan Kontrak Konsolidasi Pengadaan. Materi ini membahas bagaimana kontrak hasil konsolidasi dikelola agar tetap sesuai regulasi, memberikan manfaat optimal, sekaligus meminimalisasi potensi permasalahan hukum dan teknis.

Setelah sesi istirahat, materi berlanjut pada pembahasan Pengelolaan Risiko Konsolidasi Pengadaan, termasuk strategi mitigasi, analisis risiko, serta studi kasus nyata. Peserta diajak untuk memahami bahwa keberhasilan konsolidasi tidak hanya terletak pada proses perencanaan, tetapi juga pada kemampuan mengelola risiko di tahap pelaksanaan.

Diskusi hari kedua semakin menarik ketika fasilitator memaparkan lanjutan materi pengelolaan risiko yang dikaitkan dengan best practice di berbagai daerah. Banyak peserta mengungkapkan bahwa wawasan ini akan sangat bermanfaat dalam mengantisipasi dinamika pengadaan di daerah masing-masing.

Antusiasme Peserta dan Dampak Kegiatan

Selama dua hari penyelenggaraan, peserta terlihat sangat antusias, aktif berdiskusi, serta menyampaikan pengalaman mereka di lapangan. Dengan gaya penyampaian yang lugas, komunikatif, dan sarat pengalaman praktis, Dr. H. Fahrurrazi, M.Si., CCMS berhasil membuat suasana pelatihan tidak hanya informatif, tetapi juga inspiratif.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi UKPBJ dalam melaksanakan konsolidasi pengadaan yang sesuai dengan regulasi terbaru. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat lebih efisien dalam memanfaatkan anggaran, meningkatkan kualitas belanja, serta menghadirkan layanan publik yang lebih baik.

Kegiatan Terkait :